Sabtu, 23 November 2013

Etika Profesi Akuntansi 3

Diposting oleh nithaaa di 04.30 1 komentar
Tugas 24/11/2013

Nama               : Yanita Permata Sari

NPM               : 28210594

Kelas               : 4EB18


1. Bagaimana budaya organisasibisa mempengaruhi perilaku etis?

Dalam buku Handbook of Human Resource Management Practice oleh Michael Armstrong pada tahun 2009, budaya organisasi atau budaya perusahaan adalah nilai, norma, keyakinan, sikap dan asumsi yang merupakan bentuk bagaimana orang-orang dalam organisasi berperilaku dan melakukan sesuatu hal yang bisa dilakukan. Nilai adalah apa yang diyakini bagi orang-orang dalam berperilaku dalam organisasi. Norma adalah aturan yang tidak tertulis dalam mengatur perilaku seseorang.
Pengertian di atas menekankan bahwa budaya organisasi berkaitan dengan aspek subjektif dari seseorang dalam memahami apa yang terjadi dalam organisasi. Hal ini dapat memberikan pengaruh dalam nilai-nilai dan norma-norma yang meliputi semua kegiatan bisnis, yang mungkin terjadi tanpa disadari. Namun, kebudayaan dapat menjadi pengaruh yang signifikan pada perilaku seseorang. Berikut adalah beberapa pengertian dari budaya organisasi.
  • Budaya organisasi mengacu pada hubungan yang unik dari norma-norma, nilai-nilai, kepercayaan dan cara berperilaku yang menjadi ciri bagaimana kelompok dan individu dalam menyelesaikan sesuatu.
  • Budaya merupakan sistem aturan informal yang menjelaskan bagaimana seseorang berperilaku dalam sebagian besar waktunya. 
  • Budaya Organisasi adalah sebuah pola asumsi dasar yang diciptakan, ditemukan atau dikembangkan oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan dalam  berperilaku dalam organisasi. Dimana akan diturunkan kepada anggota baru sebagai cara bagaimana melihat, berpikir, dan merasa dalam organisasi.
  • Budaya adalah keyakinan, sikap dan nilai-nilai yang dipegang dan ada dalam sebuah organisasi.

Budaya itu sulit untuk didefinisikan karena memiliki struktur yang multidimensi dengan komponen yang berbeda pada setiap tingkat. Budaya juga bersifat dinamis dan selalu berubah dan menjadi relatif stabil pada jangka waktu yang singkat. Perlu waktu dalam merubah suatu budaya terutama dalam budaya organisasi.
Budaya merupakan alat perekat sosial dan menghasilkan kedekatan, sehingga dapat memperkecil diferensiasi dalam sebuah organisasi. Budaya organisasi juga memberikan makna bersama sebagai dasar dalam berkomunikasi dan memberikan rasa salingpengertian. Jika fungsi budaya ini tidak dilakukan dengan baik, maka budaya secara signifikan dapat mengurangi efisiensi organisasi.


2.  Gambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku etis dan tidak etis !

Tiga Faktor Utama Yang Mempengaruhi
1.  Perbedaan Budaya.
Perilaku bisnis orang Indonesia tentu saja berbeda dengan orang Rusia, Amerika Serikat, Afrika Selatan, ataupun orang India. Hal yang sama, orang Sunda berbeda perilaku bisnisnya dengan orang Batak, Madura, atau Jawa. Semua ini disebabkan oleh adanya perbedaan budaya.
2.  Pengetahuan. 
Semakin banyak hal yang diketahui dan semakin baik seseorang memahami suatu situasi, semakin baik pula kesempatannya dalam membuat keputusan-keputusan yang etis. Pemimpin bisnis harus memiliki pemecahan masalah dan secara aktif mencari informasi terkait isu-isu potensial masalah etika, dan bertindak secara efektif dan tepat waktu. Ketidaktahuan bukanlah alasan yang dapat diterima dalam pandangan hukum, termasuk masalah etika.
3.  Perilaku Organisasi
Dasar etika bisnis adalah bersifat kesadaran etis dan meliputi standar-standar perilaku. Banyak organisasi menyadari betul perlunya menetapkan peraturan-peraturan perusahaan terkait perilaku dan menyediakan tenaga pelatih untuk memperkenalkan dan memberi pemahaman tentang permasalahan etika. Perusahaan dengan praktek-praktek etika yang kuat menetapkan suatu contoh yang baik untuk karyawan. Untuk menghindari pelanggaran etika, banyak perusahaan secara proaktif mengembangkan program-program yang merupakan kombinasi dari pelatihan, komunikasi, dan variasi beberapa sumber, yang dirancang untuk memperbaiki perilaku etika karyawan.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pelanggaran Etika
  • Kebutuhan Individu
  • Tidak Ada Pedoman
  • Perilaku dan Kebiasaan Individu Yang Terakumulasi dan Tak Dikoreksi
  • Lingkungan Yang Tidak Etis
  • Perilaku Dari Komunitas 




3. Faktor apakah yang mempengaruhi etika secara internasional ?

Faktor Yang Mempengaruhi Etika Secara Internasional
  • Kebudayaan yang berlaku dimasyarakat luas.
  • Perilaku sehari hari.
  • Keputusan lembaga/organisasi internasional.
  • Kesepakatan bersama antar bangsa bangsa
  • Kejujuran
  • Integritas
  • Objektivitas
  • Perilaku Profesional
  • Tanggung Jawab

4. Jelaskan cara menggunakan proses seleksi karyawan untuk mendorong perilaku etis?

Penampilan karyawan, baik yang bersifat fisik maupun mental, memiliki pengaruh bagi pembentukan citra perusahaan. Oleh karena itu etika yang baik perlu benar-benar ditanamkan dalam perilaku karyawan. Bagaimana mewujudkannya, berikut ini kami sampaikan tujuh cara untuk mendorong perilaku etis karyawan.
1.      Berilah teladan perilaku yang Anda harapkan dari bawahan
2.      Kembangkanlah Kode etik formal yang tertulis
3.      Hukumlah setiap karyawan yang melanggar kode etik
4.      Adakan sesi pelatihan mengenai bagaimana mengatasi situasi tidak etis
5.      Dengarkanlah karyawan yang mempunyai keluhan sebelum mereka menyebarkannya keluar
6.      Tetapkanlah standar seleksi dan promosi yang mengukuhkan perilaku etik
7.      Tetapkanlah etika dan moralitas sebagai bahan pokok dalam kultur perusahaan

READ MORE - Etika Profesi Akuntansi 3

Minggu, 27 Oktober 2013

Etika Profesi Akuntansi ( Tulisan )

Diposting oleh nithaaa di 01.42 0 komentar
Nama               : Yanita Permata Sari

NPM               : 28210594



Kelas               : 4EB18

1.      Berikan contoh skandal etika di bidang akuntansi (acconting scandal) yang terjadi baru-baru ini!

Kasus KAP Andersen dan Enron
Kasus KAP Andersen dan Enron Kasus KAP Andersen dan Enron terungkap saat Enron mendaftarkan kebangkrutannya ke pengadilan pada tanggal 2 Desember 2001. Saat itu terungkap, terdapat hutang perusahaan yang tidak dilaporkan, yang menyebabkan nilai investasi dan laba yang ditahan berkurang dalam jumlah yang sama. Sebelum kebangkrutan Enron terungkap, KAP Andersen mempertahankan Enron sebagai klien perusahaan, dengan memanipulasi laporan keuangan dan penghancuran dokumen atas kebangkrutan Enron, dimana sebelumnya Enron menyatakan bahwa pada periode pelaporan keuangan yang bersangkutan tersebut, perusahaan mendapatkan laba bersih sebesar $ 393, padahal pada periode tersebut perusahaan mengalami kerugian sebesar $ 644 juta yang disebabkan oleh transaksi yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang didirikan oleh Enron.
Analisa : Pelanggaran etika dan prinsip profesi akuntansi telah dilanggar dalam kasus ini, yaitu pada prinsip pertama berupa pelanggaran tanggung jawab profesi untuk memelihara kepercayaan masyarakat pada jasa professional seorang akuntan. Prinsip kedua yaitu kepentingan publik juga telah dilanggar dalam kasus ini. Seorang akuntan seharusnya tidak hanya mementingkan kepentingan klien saja, tapi juga kepentingan publik.

Skandal Manipulasi Laporan Keuangan PT. Kimia Farma Tbk.
PT Kimia Farma adalah salah satu produsen obat-obatan milik pemerintah di Indonesia. Pada audit tanggal 31 Desember 2001, manajemen Kimia Farma melaporkan adanya laba bersih sebesar Rp 132 milyar, dan laporan tersebut di audit oleh Hans Tuanakotta & Mustofa (HTM). Akan tetapi, Kementerian BUMN dan Bapepam menilai bahwa laba bersih tersebut terlalu besar dan mengandung unsur rekayasa. Setelah dilakukan audit ulang, pada 3 Oktober 2002 laporan keuangan Kimia Farma 2001 disajikan kembali (restated), karena telah ditemukan kesalahan yang cukup mendasar. Pada laporan keuangan yang baru, keuntungan yang disajikan hanya sebesar Rp 99,56 miliar, atau lebih rendah sebesar Rp 32,6 milyar, atau 24,7% dari laba awal yang dilaporkan. Kesalahan itu timbul pada unit Industri Bahan Baku yaitu kesalahan berupa overstated penjualan sebesar Rp 2,7 miliar, pada unit Logistik Sentral berupa overstated persediaan barang sebesar Rp 23,9 miliar, pada unit Pedagang Besar Farmasi berupa overstated persediaan sebesar Rp 8,1 miliar danoverstated penjualan sebesar Rp 10,7 miliar.
Kesalahan penyajian yang berkaitan dengan persediaan timbul karena nilai yang ada dalam daftar harga persediaan digelembungkan. PT Kimia Farma, melalui direktur produksinya, menerbitkan dua buah daftar harga persediaan (master prices) pada tanggal 1 dan 3 Februari 2002. Daftar harga per 3 Februari ini telah digelembungkan nilainya dan dijadikan dasar penilaian persediaan pada unit distribusi Kimia Farma per 31 Desember 2001. Sedangkan kesalahan penyajian berkaitan dengan penjualan adalah dengan dilakukannya pencatatan ganda atas penjualan. Pencatatan ganda tersebut dilakukan pada unit-unit yang tidak disampling oleh akuntan, sehingga tidak berhasil dideteksi. Berdasarkan penyelidikan Bapepam, disebutkan bahwa KAP yang mengaudit laporan keuangan PT Kimia Farma telah mengikuti standar audit yang berlaku, namun gagal mendeteksi kecurangan tersebut. Selain itu, KAP tersebut juga tidak terbukti membantu manajemen melakukan kecurangan tersebut.
Selanjutnya diikuti dengan pemberitaan di harian Kontan yang menyatakan bahwa Kementerian BUMN memutuskan penghentian proses divestasi saham milik Pemerintah di PT KAEF setelah melihat adanya indikasi penggelembungan keuntungan (overstated) dalam laporan keuangan pada semester I tahun 2002. Dimana tindakan ini terbukti melanggar Peraturan Bapepam No.VIII.G.7 tentang Pedoman Penyajian Laporan Keuangan poin 2 – Khusus huruf m – Perubahan Akuntansi dan Kesalahan Mendasar poin 3) Kesalahan Mendasar, sebagai berikut:
“Kesalahan mendasar mungkin timbul dari kesalahan perhitungan matematis, kesalahan dalam penerapan kebijakan akuntansi, kesalahan interpretasi fakta dan kecurangan atau kelalaian.
Dampak perubahan kebijakan akuntansi atau koreksi atas kesalahan mendasar harus diperlakukan secara retrospektif dengan melakukan penyajian kembali (restatement) untuk periode yang telah disajikan sebelumnya dan melaporkan dampaknya terhadap masa sebelum periode sajian sebagai suatu penyesuaian pada saldo laba awal periode. Pengecualian dilakukan apabila dianggap tidak praktis atau secara khusus diatur lain dalam ketentuan masa transisi penerapan standar akuntansi keuangan baru”.

READ MORE - Etika Profesi Akuntansi ( Tulisan )

Jumat, 25 Oktober 2013

Etika Profesi Akuntansi 2

Diposting oleh nithaaa di 23.46 0 komentar
Tugas 22/10/2013

Nama               : Yanita Permata Sari

NPM               : 28210594


Kelas               : 4EB18

Soal!
1. Jelaskan Faktor-faktor yang menentukan intensitas etika dari keputusan!
2. jelaskan prinsip2 pengambilan keputusan yang etis?
3. jelaskan suap (bribery) merupakan suatu tindakan yang tidak  etis dengan memberikan sebuah contoh (contoh perorangan berbeda)!

Jawab!
1.  Intensitas Etika dari keputusan ada enam factor, yaitu:
  1. Besarnya akibat adalah jumlah kerugian atau keuntungan yang dihasilkan dari suatu keputusan etika.
  2. Kesepakatan social adalah kesepakatan apakah suatu perilaku itu baik atau buruk.
  3. Kemungkinan akibat adalah kesempatan dimana sesuatu akan terjadi dan mengakibatkan kerugian bagi orang lain.
  4. Kesiapan sementara adalah waktu diantara tindakan dengan akibat yang ditimbulkannya.
  5. Kedekatan akibat adalah jarak social, kejiwaan, budaya, atau fisik dari pengambil keputusan dengan mereka yang terkena dampak dari keputusannya.
  6. Konsentrasi akibat adalah seberapa besar suatu tindakan mempengaruhi rata-rata orang.
2. Sesuai prinsip kepentingan pribadi jangka panjang, anda tidak perlu melakukan tindakan apapun yang bukan menyangkut kepentingan jangka panjang anda atau organisasi anda. Seolah-olah prinsip kepentingan pribadi mendorong timbulnya rasa mementingkan diri sendiri, tetapi sebenarnya tidak demikian. Apa yang kita lakukan untuk memaksimalkan kepentingan jangka panjang kita seringkali sangat berbeda dengan apa yang kita lakukan untuk memaksimalkan kepentingan jangka pendek.

Prinsip kebijakan pribadi berkeyakinan bahwa anda tidak boleh melakukan sesuatu yang tidak jujur, tidak terbuka, tidak mulus dan yang anda tidak akan senang dilaporkan disurat kabar maupun televise.

Prinsip perintah agama memandang bahwa anda jangan pernah melakukan tindakan yang tidak baik atau yang menyakiti perasaan masyarakat, seperti misalnya perasaan positif yang muncul karena kerja bersama untuk mencapai sasaran yang telah disepakati.

Menurut prinsip peraturan pemerintah, hukum mewakili standar moral minimal dari masyarakat, karena itu anda tidak akan melakukan perbuatan yang melanggar hukum. 

Prinsip manfaat bersama menyatakan bahwa anda tidak boleh melakukan tindakan yang tidak menghasilkan kebaikan lebih besar bagi masyarakat. Singkatnya, anda harus melakukan sesuatu yang memberikan kebaikan terbesar dalam jumlah yang banyak.

Prinsip hak perorangan meyakinkan bahwa anda tidak boleh melakukan perbuatan yang melanggar hak orang lain yang telah disepakati.

Dan prinsip yang terakhir yaitu prinsip pemerataan keadilan menyatakan bahwa anda seharusnya tidak melakukan berbagai macam tindakan yang merugikan bagi kelompok terkecil diantara kita.

3. Secara harafiah, kata suap (bribe) bermula dari asal kata briberie (istilah Perancis), yang artinya adalah begging (mengemis) atau vagrancy (penggelandangan). Dalam bahasa Latin disebut briba, yang artinya a piece of bread given to beggar (sepotong roti yang diberikan kepada pengemis). Tindak pidana suap selalu mengisyaratkan adanya maksud untuk mempengaruhi (influ-encing) agar yang disuap berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang bertentangan dengan kewajibannya. Atau juga karena yang disuap telah melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kewajibannya. Karena itulah, kriminalisasi terhadap tindak pidana korupsi, termasuk di dalamnya suap-menyuap, mempunyai alasan yang sangat kuat, sebab kejahatan tersebut tidak lagi dipandang sebagai kejahatan konvensional, melainkan sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime), karena karakter korupsinya yang sangat kriminogin (dapat menjadi sumber kejahatan lain) dan viktimogin (secara potensial dapat merugikan berbagai dimensi kepentingan).

Suap adalah suatu tindakan dengan memberikan sejumlah uang atau barang atau perjanjian khusus kepada seseorang yang mempunyai otoritas atau yang dipercaya, contoh, para pejabat, dan membujuknya untuk merubah otoritasnya demi keuntungan orang yang memberikan uang atau barang atau perjanjian lainnya sebagai kompensasi sesuatu yang dia inginkan untuk menutupi tuntutan lainnya yang masih kurang.

Contoh kasus :
Direktur Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Brigjen Arief Sulistyo menyatakan, penyidik sudah menyita dua buah rumah milik pegawai Direktorat Jenderal Pajak, DenokTaviperiana. Di antaranya adalah sebuah vila di Perumahan Kota Bunga Blok EE 4 No. 02, Cipanas, Cianjur, senilai Rp 323 juta. "Diduga rumah ini dibeli dari hasil uang suap dari tersangka lainnya, Berty dan Totok," ujarnya kepada Tempo, Jumat, 25 Oktober 2013.

Denok adalah pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang ditangkap penyidik Bareskrim Senin lalu saat menerima suap pengurusan restitusi pajak sebesar Rp 1,6 miliar dari Komisaris PT Surabaya Agung Industri and Paper (SAIP), Berty. Keduanya diamankan bersama seorang mantan pegawai pajak bernama Totok, yang merupakan broker dalam pengurusan restitusi pajak SAIP senilai Rp 21 miliar.


sumber :


READ MORE - Etika Profesi Akuntansi 2

Rabu, 25 September 2013

Etika Profesi Akuntansi 1

Diposting oleh nithaaa di 01.27 0 komentar


Tugas 24/09/2013

Nama : Yanita Permata Sari

NPM : 28210594

Kelas : 4EB18



Soal!

1. Apa yang dimaksud dengan etika ?

2. Bagaimanakah tahap perkembangan moral, karakteristik individu dan variable structural mempengaruhi keputusan manajer untuk berperilaku etis dan tidak etis ?

3. Apa kode etik itu dan bagaimana cara meningkatkan keefektifannya ?

4. Bagaimana manajer mengambil keputusan yang etis ?

5. Jelaskan faktor-faktor yang menentukan intensitas etika dan dari keputusan?



Jawab!



1. Etika berasal dari bahasa Yunani Kuno yaitu “Ethikos” yang berarti “timbul dari kebiasaan” adalah sebuah sesuatu dimana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standard an penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar salah, baik buruk, dan tanggung jawab.

2. Karakteristik Individu
  • Kekuatan ego merupakan istilah lain untuk tingkat kepercayaan diri dan dikaitkan dengan keyakinan pribadi. Seseorang dengan kekuatan ego yang tinggi diharapkan lebih mengandalkan nilai-nilai pribadinya sendiri, meyakini apa yang benar dan salah serta tidak dipengaruhi oleh orang lain. Dengan demikian keputusan terkait dimensi etika pada organisasi, kurang berpengaruh pada individu dengan kekuatan ego yang tinggi daripada individu dengan kekuatan ego yang lebih rendah.
  • Kekuatan tempat kendali adalah sifat kepribadian yang mengukur drajat samapai seberapa orang tersebut yakin bahwa mereka mampu mengendalikan masalah dan nasib mereka sendiri.


Variabel Struktural

Desain structural organisasi menolong membentuk perilaku etis para pekerjanya. Beberapa struktur memberikan bimbingan yang kuat sementara yang lainnya hanya menciptakan ketidakjelasan dan ketidakpastian. Desain structural yang meminimalisir ketidakjelasan dan mengingatkan karyawannya tentang apa yang lebih etis cenderung mendorong perilaku etis.

3. Kode etik adalah merupakan suatu bentuk aturan tertulis yang secara sistematik sengaja dibuat berdasarkan prinsip-prinsip moral yang ada dan pada saat yang dibutuhkan akan dapat difungsikan sebagai alat untuk menghakimi segala macam tindakan yang secara logika-rasional umum (common sense) dinilai menyimpang dari kode etik.

Cara meningkatkannya adalah bersikap professional Kita memang harus memiliki keberanian untuk lebih bersikap tegas terhadap penyalahgunaan profesi di bidang apa pun. Kita pun tidak boleh bersikap diskrimatif dan tebang pilih dalam menegakkan hukum di Indonesia. Kode etik dan sumpah jabatan harus ditegakkan dengan sungguh-sungguh. Profesi apa pun sesungguhnya tidak memiliki kekebalan di bidang hukum. Penyalahgunaan profesi dengan berlindung di balik kode etik profesi harus diberantas. Kita harus mengakhiri praktik-praktik curang dan penuh manipulatif dari sebagian elite masyarakat. Ini penting dilakukan, kalau Indonesia ingin menjadi sebuah Negara dan Bangsa yang bermartabat.

4. Dilema etika yang sering membuat manajer kebingungan dapat diselesaikan dengan pendekatan normative. Beberapa pendekatan dalam etika normatif yang dapat menjelaskan nialai-nilai untuk memandu pengambilan keputusan beretika adalah :

  1. Pendekatan utilirian menyatakan bahwa perilaku moral menghasilkan kebaikan paling utama dengan jumlah sebesar mungkin. Pengambil keputusan diharapkan untuk mempertimbangkan pengaruh setiap keputusan terhadap seluruh pihak dan memilih salah satu yang mengoptimalkan kepuasan sebagian besar orang.
  2. Pendekatan Individualisme, menyatakan bahwa tindakan akan dianggap bermoral jika mempromosikan kepentingan jangka panjang terbaik seseorang. Tindakan ini dimaksudkan untuk menghasilkan rasio kebaikan terhadap keburukan yang lebih besar lagi bagi seseorang di bandingkan dengan alternatif lain.
  3. Pendekatan moral, menyatakan bahwa umat manusia memiliki hak dan kebebasan yang fundamental yang tidak dapat diambil alih berdasarkan keputusan seseorang. Keputusab yang paling baik dalam mempertahankan hak orang-orang yang dipengaruhi oleh keputusan tersebut. Enam hak moral yang harus di perhatikan saat pengambilan keputusan adalah hak untuk memberikan konsensi, hak untuk privasi, hak kebebasan menganut kepercayaan, hak kebebasan berbicara, hak memperoleh keadilan dan hak untuk hidup dan memperoleh keselamatan.
  4. Pendekatan Keadilan,menyatakan bahwa keputusan moral harus pada standar kesetaraan, keseimbangan dan keadilan. Ada tiga jenis keadilan, yang pertama adalah keadilan distribusi yang menyatakan bahwa peerlakuan berbeda terhadap seseorang tidak boleh berdasarkan karakteristik sifat arbitrer. Yang kedua adalah keadilan procedural yang menharuskan aturan untuk dijalankan secara adil, dinyatakan dengan jelas dan di berlakukan secara konsisten dan seimbang.
  5. Yang terakhir adalah keadilan kompensasi yang menyatakan bahwa seseorang harus memperoleh kompensasi atas biaya kerugian yang dialami dari pihak yang bertanggung jawab dan seseorang tidak boleh dianggap bertanggung jawab atas hal-hal yang tidak dapat dikendalikan.
Ada beberapa ciri-ciri dalam pengambilan keputusan yang etis:

  • Pertimbangan tentang apa yang benar dan apa yang salah.
  • Sering menyangkut pilihan yang sukar.
  • Tidak mungkin dielakkan.
  • Dipengaruhi oleh norma, situasi, iman, tabiat dan lingkungan sosial.

5. Intensitas Etika dari keputusan ada enam factor, yaitu:

  1. Besarnya akibat adalah jumlah kerugian atau keuntungan yang dihasilkan dari suatu keputusan etika.
  2. Kesepakatan social adalah kesepakatan apakah suatu perilaku itu baik atau buruk.
  3. Kemungkinan akibat adalah kesempatan dimana sesuatu akan terjadi dan mengakibatkan kerugian bagi orang lain.
  4. Kesiapan sementara adalah waktu diantara tindakan dengan akibat yang ditimbulkannya.
  5. Kedekatan akibat adalah jarak social, kejiwaan, budaya, atau fisik dari pengambil keputusan dengan mereka yang terkena dampak dari keputusannya.
  6. Konsentrasi akibat adalah seberapa besar suatu tindakan mempengaruhi rata-rata orang.



Sumber : 

READ MORE - Etika Profesi Akuntansi 1

Kamis, 12 September 2013

Kutipan Gu Family Book part 4

Diposting oleh nithaaa di 01.14 0 komentar





Biksu So Jung

Pengecualian pertama adalah kesalahan yang paling penting. Setelah kamu membuat pengecualian pertama, yang kedua dan ketiga kalinya akan lebih mudah. – Biksu So Jung

Bahkan sandal jerami pun memiliki pasangan, jadi bagaimana mungkin manusia tidak memiliki pasangan? - Biksu So Jung

Meskipun kau telah ditakdirkan, bila kau tidak memilih jalan tersebut, maka takdirmu bisa berubah. – Biksu So Jung

Tidak ada cara untuk menghentikan cinta yang telah ditakdirkan, kecuali dengan menghindarinya. – Biksu So Jung

Mustahil untuk menghambat takdir, sebuah takdir yang sudah dimulai tidak dapat dibatalkan oleh kekuatan manusia. – Biksu So Jung

Tidak ada manusia yang bisa lepas dari perjalanan waktu. – Biksu So Jung

Menyimpan seorang wanita di dalam hatimu akan sangat membahayakan jiwamu! – Biksu Soo Jung

Bagiku tak ada yang lebih rumit dari pada mencintai seorang wanita. – Biksu Soo Jung

Kekuatan cinta itu benar-benar mengagumkan. – Biksu Soo Jung

Yang ingin ia lakuan hanyalah menjadi manusia biasa dan menjadi tua bersamanya. – Biksu Soo Jung

Aku berdoa agar takdirmu akan menuju kepada kebahagiaan dan bukan kesedihan. – Biksu Soo Jung

Ketika takdir itu terjadi, tak ada seorang pun yang dapat membatalkan takdir itu. Ini bukanlah sesuatu yang dapat dihentikan. – Biksu So Jung
Tak ada manusia yang dapat menipu waktu. – Biksu So Jung

Jika kau mengenal dirimu dan musuhmu, kau akan memenangkan semua pertempuran. – Biksu So Jung


Tak ada cara untuk menangkal takdir. Karena ia tak menghindari takdir itu, maka sekarang ia harus menerima resikonya. – Biksu So Jung



 Panglima Lee Soon Shin

Langit memutuskan takdir manusia. Manusia hanya mencoba yang terbaik pada apa yang mereka yakini benar. – Panglima Lee Soon Shin

Mereka yang paling kamu cintai, selalu yang paling menyakitimu, kamu terluka karena kamu mencintai dan menyayangi mereka. – Panglima Lee Soon Shin

Seorang pria butuh : seorang teman untuk nernagi tujuan, seorang wanita untuk berbagi hati, dan sebuah Negara tempatnya melayani segenap hati. Itulah kehidupan yang bisa dijalani seseorang. – Panglima Lee Soon Shin

Bagaimana kamu bisa menghentikan perasaan seseorang untuk orang lain? Bagaimana kamu bisa menghentikan angin yang berhembus? – Panglima Lee Soon Shin

Kecemasan membawa masa depan yang tidak pasti. – Panglima Lee Soon Shin

Hal yang menentukan kemanusiaanmu bukan bagaimana kamu dilahirkan, tapi apa yang ada dihatimu. – Panglima Lee So Shin

Dia yang tidak menganggap hidupmya sendiri berharga, tidak tahu bagaimana untuk menganggap hal lain berharga. Tidak aka ada harapan yang terdapat pada orang seperti itu. – Panglima Lee Soon Shin

Tidak menjadi masalah bagaimana orang lain memandangmu, yang penting adalah bagaimana amu memandang dirimu sendiri. – Panglima Lee Soon Shin

Yang menentukan sifat kemanusiaanmu bukan darah yang mengalir di dirimu. Melainkan kamu ingin menjadi orang macam apa dan keinginanmu untuk hidup seperti itu. – Panglima Lee Soon Shin

Kepercayaan bukanlah sesuatu yang satu hari jatuh dari langit. Kepercayaan adalah sesuatu yang kamu bangun melalui waktu dan hubungan. Jika orang tidak mempercayaimu, itu karena kamu belum membangun hubungan baik. Tidak semestinya kamu menyalahkan orang lain. – Panglima Lee Soon Shin

Segala yang terjadi dalam hidupmu itu semua merupakan kesalahanmu. – Panglima Lee Soon Shin

Menjalani hidupmu hanya untuk mendapatkan pengakuan orang lain, itu merupakan kemunafikan. – Panglima Lee Soon Shin

Beban kepercayaan adalah beban hubungan seseorang. Jika kamu ingin dipercayai, maka belajarlah bagaimana bergaul dengan orang lain terlebih dahulu. – Panglima Lee Soon Shin

Kematian bukanlah sesuatu untuk ditakuti. Yang paling menakutkan adalah membuat keputusan yang salah selagi kita  hidup dan menyebabkan orang – orang tidak bersalah menjadi terluka. – Panglima Lee Soon Shin

Bukannya kau tak mampu, tapi kau memang tak mau. – Panglima Lee Soon Shin

Kaulah yang bertanggung jawab atas semua yang terjadi dalam hidupmu. – Panglima Lee Soon Shin

Tak ada jawaban yang benar untuk menjawab bagaimana kita hidup sebagai manusia, Kang Chi. Tapi untuk menjadi manusia yang lebih baik, kau harus mengerahkan seluruh usahamu. – Panglima Lee Soon Shin 

Jangan pernah tunduk pada ketakutanmu.  Semakin kau berusaha, kau akan semakin kuat. – Panglima Lee Soon Shin



 Dam Pyung Joon

Pedang adalah kekuatan. Tapi jika kamu memegangnya dengan salah dan menumpahkan darah orang yang tidak berdosa ia akan menjadi beban berat yang tidak tertahankan. – Dam Pyung Joon

Bela diri dikuasai berdasarkan kebajikan dan kebijaksanaan dikuasai melalui kebenaran. – Dam Pyung Joon

Tapi tak mungkin jika membatalkan takdir. Ketika takdir itu terjadi, tak seorang pun dapat membatalkannya, – Dam Pyung Joon

Aku tak akan pernah melakukan kekerasan pada orang yang lemah. – Dam Pyung Joon

Sudah hukumnya seorang gadis menikah dengan pria yang dipilih orang tuanya. – Dam Pyung Joon

Menjadi kuat berarti tahu batas antara belas kasihan dan kejam. Menjadi kuat juga harus memiliki hati yang panas untuk keadilan sekaligus kepala yang dingin untuk menilai. Karena itu menjadi kuat itu sangatlah kesepian. Hanya jika kau bisa mengendalikannya, maka kau dapat menang. – Dam Pyung Joon


Guru Gong Dal

Ketakutan dan kemarahan membuat segalanya menjadi menyimpang. _ Guru Gong Dal

Manusia lebih lemah dari perkiraanmu. Karena mereka lemah, terkadang mereka menjadi kejam. – guru Gong Dal

Matamu mungkin terselimuti kabut, tapi karena membayangkan ketakutan dan kekhawatiran, jangan sampai kamu kehilangan rasa penilaimu. – Guru Gong Dal

Kekuatan kebenaran lebh kuat dari sihir manapun. – Guru Gong Dal

Jangan salahkan dirimu untuk segala sesuatunya yang bukan salahmu, jika tidak hatimu akan menanggung beban yang sangat berat. – Guru Gong Dal

Awalnya mungkin terlihat ribuan. Bahkan puluhan ribu. Tapi saat semuanya disatukan, sebenarnya hanya ada satu.  – Guru Gong Dal

Masalah seperti apa di dunia ini yang tidak ada jawabannya? – Guru Gong Dal

Hal yang paling penting adalah dasarnya. – Guru Gong Dal

Bertambah lanjut itu menyusahkan,Walau ini tubuhku, aku tidak bisa mengendalikannya sesuka hatiku. – Guru Gong Dal

Terkadang tidak apa-apa kita mengabaikan beban tugas kita demi hal yang lebih baik. – Guru Gong Dal


Gisaeng Soo Ryun

Dalam hidup, kamu tak bisa hanya mengecap hal yang manis. Terkadang hidup terasa pedas dan pahit. Hanya pengalaman yang bisa mengajarimu bagaimana untuk dapat melaluinya. – Gisaeng Soo Ryun

Didunia ini, tak terhitung orang yang mati dengan kematian yang jauh lebih tragis. Mereka ada dimana – mana. Orang – orang malang yang lebih menyedihkan darimu. Kematianmu tidak akan mengubah apapun. Jadi, jangan memikirkan kematian sia – sia. Jadilahlah kuat dan hidup sampai akhir. – Gisaeng Soo Ryun



Gon

Menjadi lebih kuat berarti kamu harus memikul tanggung jawab. – Gon

Untuk membangun potensimu, bergantung pada hati dan pikiranmu. – Gon

Janganlah terus bersedih. Bersedih terlalu lama bukanlah hal yang baik bagi seorang pria. – Gon

Walau tak berhubungan darah, kita dapat menjadi keluarga karena cinta. - Park Mu Sol












READ MORE - Kutipan Gu Family Book part 4
 

beautiful words Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei