Tampilkan postingan dengan label Gu Family Book. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gu Family Book. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 September 2013

Kutipan Gu Family Book part 4

Diposting oleh nithaaa di 01.14 0 komentar





Biksu So Jung

Pengecualian pertama adalah kesalahan yang paling penting. Setelah kamu membuat pengecualian pertama, yang kedua dan ketiga kalinya akan lebih mudah. – Biksu So Jung

Bahkan sandal jerami pun memiliki pasangan, jadi bagaimana mungkin manusia tidak memiliki pasangan? - Biksu So Jung

Meskipun kau telah ditakdirkan, bila kau tidak memilih jalan tersebut, maka takdirmu bisa berubah. – Biksu So Jung

Tidak ada cara untuk menghentikan cinta yang telah ditakdirkan, kecuali dengan menghindarinya. – Biksu So Jung

Mustahil untuk menghambat takdir, sebuah takdir yang sudah dimulai tidak dapat dibatalkan oleh kekuatan manusia. – Biksu So Jung

Tidak ada manusia yang bisa lepas dari perjalanan waktu. – Biksu So Jung

Menyimpan seorang wanita di dalam hatimu akan sangat membahayakan jiwamu! – Biksu Soo Jung

Bagiku tak ada yang lebih rumit dari pada mencintai seorang wanita. – Biksu Soo Jung

Kekuatan cinta itu benar-benar mengagumkan. – Biksu Soo Jung

Yang ingin ia lakuan hanyalah menjadi manusia biasa dan menjadi tua bersamanya. – Biksu Soo Jung

Aku berdoa agar takdirmu akan menuju kepada kebahagiaan dan bukan kesedihan. – Biksu Soo Jung

Ketika takdir itu terjadi, tak ada seorang pun yang dapat membatalkan takdir itu. Ini bukanlah sesuatu yang dapat dihentikan. – Biksu So Jung
Tak ada manusia yang dapat menipu waktu. – Biksu So Jung

Jika kau mengenal dirimu dan musuhmu, kau akan memenangkan semua pertempuran. – Biksu So Jung


Tak ada cara untuk menangkal takdir. Karena ia tak menghindari takdir itu, maka sekarang ia harus menerima resikonya. – Biksu So Jung



 Panglima Lee Soon Shin

Langit memutuskan takdir manusia. Manusia hanya mencoba yang terbaik pada apa yang mereka yakini benar. – Panglima Lee Soon Shin

Mereka yang paling kamu cintai, selalu yang paling menyakitimu, kamu terluka karena kamu mencintai dan menyayangi mereka. – Panglima Lee Soon Shin

Seorang pria butuh : seorang teman untuk nernagi tujuan, seorang wanita untuk berbagi hati, dan sebuah Negara tempatnya melayani segenap hati. Itulah kehidupan yang bisa dijalani seseorang. – Panglima Lee Soon Shin

Bagaimana kamu bisa menghentikan perasaan seseorang untuk orang lain? Bagaimana kamu bisa menghentikan angin yang berhembus? – Panglima Lee Soon Shin

Kecemasan membawa masa depan yang tidak pasti. – Panglima Lee Soon Shin

Hal yang menentukan kemanusiaanmu bukan bagaimana kamu dilahirkan, tapi apa yang ada dihatimu. – Panglima Lee So Shin

Dia yang tidak menganggap hidupmya sendiri berharga, tidak tahu bagaimana untuk menganggap hal lain berharga. Tidak aka ada harapan yang terdapat pada orang seperti itu. – Panglima Lee Soon Shin

Tidak menjadi masalah bagaimana orang lain memandangmu, yang penting adalah bagaimana amu memandang dirimu sendiri. – Panglima Lee Soon Shin

Yang menentukan sifat kemanusiaanmu bukan darah yang mengalir di dirimu. Melainkan kamu ingin menjadi orang macam apa dan keinginanmu untuk hidup seperti itu. – Panglima Lee Soon Shin

Kepercayaan bukanlah sesuatu yang satu hari jatuh dari langit. Kepercayaan adalah sesuatu yang kamu bangun melalui waktu dan hubungan. Jika orang tidak mempercayaimu, itu karena kamu belum membangun hubungan baik. Tidak semestinya kamu menyalahkan orang lain. – Panglima Lee Soon Shin

Segala yang terjadi dalam hidupmu itu semua merupakan kesalahanmu. – Panglima Lee Soon Shin

Menjalani hidupmu hanya untuk mendapatkan pengakuan orang lain, itu merupakan kemunafikan. – Panglima Lee Soon Shin

Beban kepercayaan adalah beban hubungan seseorang. Jika kamu ingin dipercayai, maka belajarlah bagaimana bergaul dengan orang lain terlebih dahulu. – Panglima Lee Soon Shin

Kematian bukanlah sesuatu untuk ditakuti. Yang paling menakutkan adalah membuat keputusan yang salah selagi kita  hidup dan menyebabkan orang – orang tidak bersalah menjadi terluka. – Panglima Lee Soon Shin

Bukannya kau tak mampu, tapi kau memang tak mau. – Panglima Lee Soon Shin

Kaulah yang bertanggung jawab atas semua yang terjadi dalam hidupmu. – Panglima Lee Soon Shin

Tak ada jawaban yang benar untuk menjawab bagaimana kita hidup sebagai manusia, Kang Chi. Tapi untuk menjadi manusia yang lebih baik, kau harus mengerahkan seluruh usahamu. – Panglima Lee Soon Shin 

Jangan pernah tunduk pada ketakutanmu.  Semakin kau berusaha, kau akan semakin kuat. – Panglima Lee Soon Shin



 Dam Pyung Joon

Pedang adalah kekuatan. Tapi jika kamu memegangnya dengan salah dan menumpahkan darah orang yang tidak berdosa ia akan menjadi beban berat yang tidak tertahankan. – Dam Pyung Joon

Bela diri dikuasai berdasarkan kebajikan dan kebijaksanaan dikuasai melalui kebenaran. – Dam Pyung Joon

Tapi tak mungkin jika membatalkan takdir. Ketika takdir itu terjadi, tak seorang pun dapat membatalkannya, – Dam Pyung Joon

Aku tak akan pernah melakukan kekerasan pada orang yang lemah. – Dam Pyung Joon

Sudah hukumnya seorang gadis menikah dengan pria yang dipilih orang tuanya. – Dam Pyung Joon

Menjadi kuat berarti tahu batas antara belas kasihan dan kejam. Menjadi kuat juga harus memiliki hati yang panas untuk keadilan sekaligus kepala yang dingin untuk menilai. Karena itu menjadi kuat itu sangatlah kesepian. Hanya jika kau bisa mengendalikannya, maka kau dapat menang. – Dam Pyung Joon


Guru Gong Dal

Ketakutan dan kemarahan membuat segalanya menjadi menyimpang. _ Guru Gong Dal

Manusia lebih lemah dari perkiraanmu. Karena mereka lemah, terkadang mereka menjadi kejam. – guru Gong Dal

Matamu mungkin terselimuti kabut, tapi karena membayangkan ketakutan dan kekhawatiran, jangan sampai kamu kehilangan rasa penilaimu. – Guru Gong Dal

Kekuatan kebenaran lebh kuat dari sihir manapun. – Guru Gong Dal

Jangan salahkan dirimu untuk segala sesuatunya yang bukan salahmu, jika tidak hatimu akan menanggung beban yang sangat berat. – Guru Gong Dal

Awalnya mungkin terlihat ribuan. Bahkan puluhan ribu. Tapi saat semuanya disatukan, sebenarnya hanya ada satu.  – Guru Gong Dal

Masalah seperti apa di dunia ini yang tidak ada jawabannya? – Guru Gong Dal

Hal yang paling penting adalah dasarnya. – Guru Gong Dal

Bertambah lanjut itu menyusahkan,Walau ini tubuhku, aku tidak bisa mengendalikannya sesuka hatiku. – Guru Gong Dal

Terkadang tidak apa-apa kita mengabaikan beban tugas kita demi hal yang lebih baik. – Guru Gong Dal


Gisaeng Soo Ryun

Dalam hidup, kamu tak bisa hanya mengecap hal yang manis. Terkadang hidup terasa pedas dan pahit. Hanya pengalaman yang bisa mengajarimu bagaimana untuk dapat melaluinya. – Gisaeng Soo Ryun

Didunia ini, tak terhitung orang yang mati dengan kematian yang jauh lebih tragis. Mereka ada dimana – mana. Orang – orang malang yang lebih menyedihkan darimu. Kematianmu tidak akan mengubah apapun. Jadi, jangan memikirkan kematian sia – sia. Jadilahlah kuat dan hidup sampai akhir. – Gisaeng Soo Ryun



Gon

Menjadi lebih kuat berarti kamu harus memikul tanggung jawab. – Gon

Untuk membangun potensimu, bergantung pada hati dan pikiranmu. – Gon

Janganlah terus bersedih. Bersedih terlalu lama bukanlah hal yang baik bagi seorang pria. – Gon

Walau tak berhubungan darah, kita dapat menjadi keluarga karena cinta. - Park Mu Sol












READ MORE - Kutipan Gu Family Book part 4

Kutipan Gu Family Book part 3

Diposting oleh nithaaa di 00.08 0 komentar






 Park Tae Seo
Tanpa mengetahui hakikat sejatinya, seseorang tidak sungguh – sungguh mengenali dirinya. Setelah kamu mengetahui apa hakikatmu, kamu juga akan menghargai siapa dirimu yang sesungguhnya. – Park Tae Seo

Jika seseorang menanyaiku “apakah aku ingin hidup sendiri selama 100 tahun atau hidup bersama orang yang aku cintai 100 tahun?” maka aku akan memilih hidup bersama orang yang aku cintai selama 100 tahun. – Park Tae Seo


Tanpa mengetahui asal usulnya, seseorang tidak bisa mengenal dirinya seutuhnya. Begitu kau mengetahuinya, kau juga akan menghargai siapa dirimu sebenarnya. – Park Tae Seo


Waktu yang telah berlalu tidak bisa mengalir ke belakang. Takdir yang telah terpisah, tidak dapat diperoleh kembali.


kita mungkin tidak bisa kembali ke belakang, tapi kita bisa memperolehnya kembali.









Park Chung Jo
Dalam hidup ada hal yang mesti kamu lakukan meskipun kamu tidak ingin. – Park Chung Jo

Jika kamu ingin melindungi sesuatu, kamu harus bersedia berkorban. Itu juga membutuhkan kesabaran. – Park Chung Jo

Kata orang, sebelum menikah hati wanita merasa bimbang. – Park Chung Jo

Aku bertanya – tanya mana lebih sulit? Menerima takdir dan hidup menjalaninya ataukah menghabiskan sepanjang hidup didalam penyangkalan. – Park Chung Joo

Cinta pertama membantu seseorang untuk tumbuh dewasa dan cinta terakhir melengkapi orang tersebut. – Park Chung Jo

Aku ingin tahu mana yang lebih berat: Menerima takdir dan hidup sebagai takdir itu atau mengingkari takdir itu seumur hidupmu. – Park Chung Jo



Di dalam kamu terluka dan sedih. Tak apa – apa jika kamu mengatakannya. Kamu tak perlu selalu menahannya. Setidaknya dihadapanku, jangan bertingkah seakan kamu tidak apa – apa.

Bodoh. Siapa bilang aku menahannya? Aku bilang aku tak apa – apa, karena memang aku tidak apa – apa. Setelah melihatmu aku merasa lebih baik. Kamu adalah obat terbaik didunia untukku.






READ MORE - Kutipan Gu Family Book part 3

Rabu, 11 September 2013

Kutipan Gu Family Book part 2

Diposting oleh nithaaa di 23.18 0 komentar







Choi Kang Chi

Terkecuali kamu sudah dapat tidur sepanjang malam akibat menanti – nanti, hanya melihat dia tersenyum, semua persoalanmu lenyap ke udara, atau mendengar satu hela nafas darinya bisa mematahkan hatimu. Jika kamu belum melalui itu, maka kamu tak bisa membicarakan cinta. – Choi Kang Chi

Jika kamu terus mencoba untuk mengambil hal yang bukan milikmu, kamu akan menggali kubur sendiri. – Choi Kang Chi

Pria seperti apa yang mengambil kembali apa yang sudah diberikannya. – Choi Kang Chi

Apapun yang kau pakai, dimanapun kau tinggal, bagiku. Kau tetap menjadi Park Chung Jo. Jadi jangan berpura-pura menjadi seseorang yang lain dan jangan pernah berkata seperti itu lagi. – Choi Kang Chi

Jika kau mengenal dirimu dan musuhmu, kalian bisa menjadi musuh atau menjadi teman. – Choi Kang Chi

Sifatku tak mengijinkanku hanya duduk dan melihat situasi seperti ini. – Choi Kang Chi

Luka akan menutup dan sembuh seiring berjalannya waktu. Tapi kematian bukanlah sesuatu yang bisa dipulihkan. – Choi Kang Chi

Kehidupan berlalu dengan cepat. Dan cara manusia hidup pun juga sangat berubah. Begitu pula sejarah yang ada. – Choi Kang Chi







Dam Yeo Wool

Kau sendiri yang bilang, bahwa didunia tidak ada orang jahat, yang ada hanya situasi yang buruk. – Dam Yeo Wool

Hanya karena masa depan yang mungkin terjadi atau tidak terjadi, aku tidak akan menghindari masa kini yang ada dihadapanku. Sebaliknya aku ingin menghadapinya langsung. _ Dam Yeo Wool

Tidakkah menurutmu hubungan orangtua dan anak itu aneh? Tidak seorangpun bisa melukai orangtua lebih daripada seorang anak melukainya, namun orangtua juga bisa menjadi penyebab kesedihan terbesar untuk anak mereka. – Dam Yeo Wool

Tak peduli di manapun wanita dibesarkan, wanita yang jatuh cinta semuanya sama. – Dam Yeo Wool

Cemburu hanyalah untuk orang-orang yang tidak bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan. – Dam Yeo Wool

Tidak mati bukan berarti ia tidak bisa terluka! Kang Chi juga merasa sakit ketika ia terluka. Ia berdarah jika ditikam dan mendapat luka dan memar jika dipukuli. Walau tidak mati, ia dapat merasa dan menderita seperti kita. – Dam Yeo Wool

Pernahkah kau menyukai seseorang dengan sepenuh hatimu? Kepala dan hatimu dipenuhi orang itu. Jika ia tersenyum, kau tersenyum. Ketika ia menangis, kau menangis. Hanya dengan berada di sisinya, hidupmu terasa lengkap, dan kau merasa tenang. Pernahkah kau memiliki orang seperti itu? – Dam Yeo Wool

Kesalah pahaman adalah sesuatu yang menakutkan. – Dam Yeo Wool

Semua orang pasti mati. Beberapa orang panjang umur lalu mati secara alami. Beberapa orang mati lebih awal karena penyakit. Kau mungkin tahu kapan kau dilahirkan, tapi tidak ada seorang pun di dunia ini yang tahu kapan mereka akan mati. – Dam Yeo Wool

Untuk bisa melindung seseorang, satu-satunya cara adalah menjadi lebih kuat. – Dam Yeo Wool





Kamu mengenalku? Pernahkah kita bertemu sebelumnya?


Lalu bagaimana denganmu? Kamu mengenalku? Pernahkah kita bertemu sebelumnya?


Aku tak yakin. Aku tak bisa ingat. Karena itu aku bertanya.


Jika kau tak ingat maka kita belum pernah bertemu. Jika itu pertemuan yang tak kau ingat, itu tidak berarti apapun lagi.

jika aku ingat? Apakah itu artinya pertemuan kita berarti?


Tidakkah menurutmu hubungan orangtua dan anak itu aneh? Tidak seorangpun bisa melukai orangtua lebih daripada seorang anak melukainya, namun orangtua juga bisa menjadi penyebab kesedihan terbesar untuk anak mereka. – Dam Yeo Wool














READ MORE - Kutipan Gu Family Book part 2

Kutipan Gu Family Book part 1

Diposting oleh nithaaa di 22.52 0 komentar





Gu Wol Ryung

Jadi makhluk fana jauh lebih mulia daripa makhluk abadi. Karena itulah hidup manusia indah. – Gu Wol Ryung

Sama sekali jangan menyimpan benci atau pikran dendam dihatimu. Perasaan seperti itu berlawanan dengan hokum alam. Percayalah akan karma. Pada akhirnya, orang – orang akan mendapatkan apa yang layak mereka terima. – Gu Wol Ryung

Jangan takut atas apa yang menjadi pilihanmu. Di saat kamu kehilangan dirimu dalam ketakutan, kamu akan kehilangan segalanya. – Gu Wol Ryung
Kebalikan dari rasa percaya bukanlah rasa ragu melainkan rasa takut. – Gu Wol Ryung

Jika aku melepaskannya sekarang, mungkin aku harus menunggu 1000 tahun lagi. – Gu Wol Ryung

Jika aku melepaskannya sekarang, mungkin aku harus menunggu 1000 tahun lagi. – Gu Wol Ryung

Aku heran dengan sikap manusia yang tak dapat hidup 100 tahun tapi bertingkah seakan-akan bisa hidup selama 1000 tahun, benar-benar menyedihkan. – Gu Wol Ryung

Jika sedikit kenangan yang kumiliki ini pergi…saat itu aku benar-benar telah menjadi Iblis. Aku ingin mati sebelum itu terjadi. Hanya anak itu yang bisa membunuhku. – Gu Wol Ryung

Nyawa manusia itu sangat lemah. Lebih lemah daripada angin. – Gu Wol Ryung








Yoon Seo Hwa

Manusia memiliki eksitensi yang lemah dan bodoh. Mereka tidak pernah menyadari nilai dari sesuatu sampai ia hilang. - Yoon Seo Hwa

Manusia sangat lemah dan rapuh. Makhluk bodoh yang hanya menyesal setelah kehilangan sesuatu yang berharga. - Yoon Seo Hwa




















READ MORE - Kutipan Gu Family Book part 1
 

beautiful words Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei