Selasa, 12 Oktober 2010

Inikah Cinta???

Diposting oleh nithaaa di 22.57 0 komentar
saat ku mencari cinta
cinta yang selama ini kudamba
tak pernah kubayangkan sebelumnya
jika yang kudapat hanya luka
kenapa selalu aku yang kalah
terjatuh, terinjak dan teraniaya
oLeh kejamnya cinta yang sempurna
inikah cinta??
yang katanya buat kita bahagia
inikah cinta??
rasa yang hanya bisa buat kita terluka
tak adakah cinta untuk ku
yang bisa terangkan langkahku
tak adakah cinta untuk ku
yang bisa kuatkan aku
READ MORE - Inikah Cinta???

Senin, 11 Oktober 2010

Pengantar bisnis modern Bab 2

Diposting oleh nithaaa di 05.40 0 komentar
PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PERUSAHAAN

Istilah tanggung jawab social menunjukan pertimbangan manajemen tentang pengaruh-pengaruh social di samping juga pengaruh ekonnomi ekonomi dari keputusan-keputusana. Ini berlaku bagi semua perusahaan tanpa memandang besar, lokasi, atau industrinya. Tanggung jawab sosila tersebut mencangkup hal-hal seperti bidang kesehatan, informasi konsumen, praktek tanpa diskriminasi, pemeliharaan lingkungan fisik.

Pengertian lingkungan perusahaan
            Lingkungan perusahaan dapat di artikan sebagai keseluruhan dari factor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahan baik organisasi maupun kegiatannya. Factor-faktor yang mempengaruhi perusahaan tersebut adalah luas dan banyak ragamnya, termasuk aspek-aspek ekonomi, politik, social, etika-hukum, ekologi/ekologi dan sebagainya. Masing-masing factor saling menunjang dan saling mempengaruhi.

Perusahaan dalam masyarakat yang pluralistik
            Masyarakat pluralistik adalah kombinasi dari berbagai kelompok yang mempengaruhi lingkungan perusahaan. Pluralisme mencerminkan usaha manusia untuk mempertemukan kebutuhan dan kepentingan dari berbagai organisasi.

Kesan negatif dari perusahaan
            Dari pemberitaan pers yang dapat kita ikuti, banyak masalah yang menciptakan kesan negatif tentang perusahaan, antara lain menyangkut penyelewengan pajak, penyelundupan barang, penyogokan kepada pejabat pemerintah, periklanan yang menipu, kebocoran pabrik yang berbahaya, pembayaran-pembayaran yang tidak legal, dan sebagainya. Kritik terhadap perusahaan tidak hanya terbatas pada pertimbangan ekonomi, moral, etika, dan politik saja, tetapi juga menyangkut lingkungan fisik.

Usaha-usaha untuk memperbaiki kesan negatif
            Untuk memperbaiki adanya kesan-kesan negative dari masyarakat terhadap perusahaan, tentunya perusahaan harus tidak menciptakan masalah-masalah yang negatiif serta perlu melaksanakan kegiatan hubungan masyarakat (humas) yang efektif.

LINGKUNGAN FISIK, ENERGI, DAN KONSERVASI
            Salah satu masalah yang sulit di atasi dan memerlukan biaya besar adalah yang berkaitan dengan lingkungan fisik.

Ekologi
            Ekologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan lingkungannya. Kualitas lingkungan kita semakin menurun. Hal ini disebabkan oleh kombinasi dari 3 faktor :
  1. Semakin meningkatnya konsentrasi penduduk
  2. Perkembangan produksi baru
  3. Semakin meningkatnya kemkmuran ekonomi.
Tujuan-tujuan ekologis memang sangat penting. Tetapi, persoalan riilnya adalah menyangkut apakah kita dapat mengkoordinir tujuan-tujuan tersebut dengan tujuan social dan ekonomi lainya.

Macam-macam polusi
            Polusi merupakan pengrusakan lingkungan alam di mana kita hidup dan bekerja.

Pencemaran Udara
            Rata-rata orang menghirup udara sebanyak 35 pon per hari. Jumlah inimerupakan enam kali dari jumlah makanan dna minuman yang dikonsumsi secara normal. Polusi ini menimbulkan dampak negatif yang biasanya dikaitkan dengan penyakit jantung dan pernapasan. Tetapi, dapat diduga bahwa pencemaran udara seperti ini berpengariuh negatif pada kesehatan badan setiap orang.

Pencemaran Air
            Cukup banyak kasus pencemaran air di Indonesia yang berasal dari berbagai macam sumber, seperti lingkunga industri, pemukiman, dan lingkungan pertanian. Air yang mengandung bakteri-bakteri itu tidak baik bagi kesehatan badan jika diminum.

Pencemaran Sampah Awet
            Di dunia ini hanya ada tiga macam pembuangan sampah, yaitu bumi, air, dan udara. Manajemen yang baik menyangkut pembuangan samapah ketiga tempat tersebut sangat berpengaruh pada kesehatan lingkungan masyarakat.
            Sering sampah awet, seperti kaleng bekas, botol, karet dan plastik, sulit mendapatkan pembuangan, ditanampun tidak lekas larut dalam tanah. Namun demikian masih ada pihak-pihak yang ternyata sangat membantu dalam mengurangi polusi sampah awet, yaitu para gelandangan yang mencari kaleng, botol, dan sebagainya yang mendapatkan hasil dengan menjualnya ke pabrik-pabriki pengolahan.
            Pekerjaan yang dilakukan oleh para pengumpul kaleng itu sebenarnya sudah merupakan tahap awal dari proses pengolahan kembali sampai awet. Dalam perekonomiankita proses pengolahan kembali ini sangat penting, disamping dapat menciptakan lapangan kerja juga dapat menghemat energi, memberikan sumber bahan baku pelengkap bagi produksi, dan membantu mengatasi persoalan sampah.

Energi dan Konservasi
            Di Indonesia sumber energi minyak bumi sudah lama digunakan di samping batu bara dan air. Kemudian muncul  penggunaan gas alam yang juga dihasilkan di dalam negeri, dan akhir-akhir ini sudah mulai dikembangkan penggunaan sumber energi serta kemungkinan penggunaan tenaga nuklir.
            Dari sumber energi tersebut kiranya energi matahri dapat membrikan prospek penggunaan yang baik di masa depan mengingat bahaya yang hampir tidak ada, biayanya murah dan bebas polusi. Sebagian besar penggunaan energi di dunia inimasih sangat bergantung pada minyak dan gas.

LINGKUNGAN PEREKONOMIAN DAN PAJAK

Alasan-alasan bagi meningkatkan pengeluaran pemerintah
            Alasan-alasan bagi pemerintah untuk menaikan pajak adlah membiayai pengeluaran yang semakin meningkat. Meningkatnya pengeluaran pemerintah ini merupakan suatu tendensi yang mungkin menyebabkan naiknya laju pertumbuhan urbanisasi, pertambahan penduduk dan permintaan masyarakat, serta pengeluaran biaya untuk pertahanan Negara.
            Di samping sebagai pusat industri yang banyak memberikan lapangan pekerjaan, juga merupakan daerah pasaran yang baik bagi hasil-hasil industri itu sendiri ataupun pertanian. Alas an lain yang mendorong penduduk berpindah ke kota adalah keinginan memperoleh pendidikan yang lebih tinggi.
            Adanya pertambahan penduduk dapat mengakibatkan pengeluaran pemerintah lebih besar. Pemerintah perlu menyediakan kebutuhan pokok mereka dengan usaha-usaha peningkatan produksi dalam negeri dan pengadaan impor dari luar negeri. Walaupun pemerintah sudah berusaha menekan laju pertumbuhan penduduk dengan program keluarga berencana (KB) nya, tetapi pertumbuhan penduduk tetap berjalan. Pemerintah telah pula meningkatkan higina perorangan dan sanitasi lingkungan terutama di daerah pedesaan.
            Setiap periode pembangunan, pengeluaran-pengeluaran untuk keperluan pertahanan juga semakin meningkat. Apabila pemerintah dapat menekan pengeluaran ini, maka kebutuhan-kebutuhan lainnya akan lebih mudah terpenuhi.

Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah
            Apabila pengeluaran pemerintah lebih besar dari penghasilannya, maka akan terjadi deficit. Untuk menutupi deficit ini dapatlah dilakukan peminjaman ke bank. Jumlah uang yang dipinjam dengan cara ini disebut utang Negara.
            Ada beberapa macam pajak yang dikenakan pemerintah, antara lain :

a. Pajak Tidak Langsung
            Besarnya pajak ini ditambahkan pada harga barang tersebut pada saat dijual kepada masyarakat. Pajak tersebut dinamakan pajak penjualan (PPn).

b. Pajak Langsung
            Pajak kekayaan adalah termasuk pajak langsung karena langsung dikenakan atau dipungut pada pembayar pajak.
            Secara keseluruhan penerimaan pemerintah dapat diperoleh dari :
  • Penerimaan dalam negeri, meliputi : pajak langsung, pajak tidak langsung, penerimaan minyak dan penerimaan buka minyak. Penerimaan bukan pajak ini meliputi denda-denda, iuran, retribusi, hasil lelang, bagian laba Perusahaan Negara, dan sebainya.
  • Penerimaan pembangunan, meliputi : bantuan program dan bantuan proyek.
Sedangkan seluruh pengeluaran  pemerintah dapat dikelompokan ke dalam :
  • Penerimaan rutin, antara lain berupa : belanja pegawai, belanja barang, subsidi daerah otonom, bungan dan cicilan utang serta pengeluaran lain.
  • Pengeluaran pembangunan.
Usaha-usaha meningkatkan kesejahteraan mesyarakat melalui pembangunan nasional dilakuin dengan melaksanakan pembangunan sektoral maupun regional.

LINGKUNGAN HUKUM
Kebiasaan-kebiasaan, tradisi, peraturan-peraturan, konsitusi dan keputusan-keputusan suatu lembaga merupakan sumber dari system hokum yang berlaku. Kegiatan perusahaan berada di dalam suatu kerangka hokum, sehingga factor hukum ini mempengaruhi keputusan-keputusan serta transaksi-transaksi dalam perusahaan.
Hukum yang ada di Indonesia dapat dikelompokan ke dalam :

·        Hukum Publik
Hukum Publik ini mengatur masalah-masalah yang menyangkut kepentingan dan keamanan umum. Aturan-aturan hokum yang dapat dimasukan sebagai hokum public ini antara lain : hukum tatanegara, hokum tatausaha, dan hokum pidana.

·        Hukum Privat
Hukum Privat merupakan hukum yang mengatur tantang hal-hal yang berhubungan dengan kepentinngan seseorang dan kelompok-kelompok dalam masyarakat. Termasuk ke dalam hokum privat adalah hokum perdata dan hokum dagang.
Kedua macam hukum tersebut, hukum public dan hukum privat, tercangkup di dalam suatu kerangka dasar tata hokum Indonesia, yaitu Undang-Undang Dasar.

LINGKUNGAN PEMERINTAH
Pemerintah telah banyak membantu kegiatan usaha dalam berbagai bentuk, antara lain perlindungan terhadap kekayaan dan hak paten, serta pengadaan kontrak-kontrak. Di sini terdapat suatu dorongan yang membantu secara langsung pada masing-masing sector dalam perekonomian. Bantuan tersebut akan meningkatkan kemakmuran secara umum.

Perhatian Pemerintah terhadap Kegiatan Usaha
            Keuntungan-keuntungan ekonomi juga merupakan alas an bagi pemerintah untuk memberikan bantuan, di samping alas an keamanan dan alasan-alasan lain. Pemerintah juga membantu perusahaan-perusahaan kecil atau lemah karena merupakan unit usaha yang penting untuk menampung tenaga kerja dan memberikan harga yang lebih rendah kepada konsumen. Bantuan semacam ini sering dinamakan subsidi.

a. Bantuan di Bidang Transportasi
            Tidak sedikit bantuan pemerintah di bidang transportasi. Hampir di setiap sector pengangkutan, pemerintah banyak memegang peranan. Usaha-usaha pemerintah melalui perusahaan-perusahaan seperti Garuda Indonesia Airways (GIA) di sektor angkutan udara, PELNI di sektor angkutan laut dan DAMRI oleh swasta. Bahkan dapat menimbulkan daya saing yang lebih besar untuk memberikan palayanan kepada masyarakat.

b. Bantuan pada perusahaan kecil
            Bantuan kepada perusahaan-perusahaan kecil dapat digolongkan ke dalam tiga golongan, yaitu :
  • Bantuan Finansial
  • Bantuan pemberian kontrak, serta
  • Bantuan teknik dan manajemen

c. Bantuan di bidang Komunikasi
Bidang komunikasi yang meliputi kegiatan-kegiatan siaran radio, televise, telepon dan sebagainya hampir seluruh dikuasai dan di atur pemerintah. Untuk melindungi kehidupan usaha itu sendiri juga untuk melindungi kehidupan perekonomian pada umumnya. Pemerintah telah mengeluarkan berbagai peraturan menyangkut bidang-bidang transportasi, komunikasi, pelayanan umum, energi dan sebagainya.

LINGKUNGAN INTERNASIONAL
Lingkungan internasional ini merupakan satu konsep keseluruhan yang luas meliputi kegiatan dan masalah perekonomian dunia. Keadaan perekonomian nasionak menjadi saling terpengaruh dan saling tergantung pada masalah-masalah internasional.

Neraca Pembayaran Internasional
Keadaan perekonomian internasional beberapa Negara di tunjukan dalam neraca pembayarannya. Neraca pembayaran inimengajarkan transaksi-transaksi internasional, yaitu jumlah utang Negara X dengan utang Negara Y dan jumlah utang Negara Y pada Negara X. suatu konsep penting yang berhubungan pada neraca adalah neraca perdagangan. Jika suatu Negara mengekpor barang-barang melebihi impornya, keadaan ini menunjukan neraca perdagangan yang menguntungkan. Jika impor lebih dari ekpornya, maka keadaan  neraca perdagangan tidak menguntngkan. Dengan dilakukannya perdagangan internasional, akhirnya masing-masing Negara mengkonsumsikan sesuatu lebih besar daripada apa yang telah diproduksinya.

Perusahaan Multinasional (Multinational corporation)
Perusahaan-perusahaan multinasional kebanyak berasal dari Negara-negara Eropa, Amerika, dan Jepang. Di Eropa telah terbentuk Pasaran Bersama Eropa (PBE) yang terdiri atas Negara-negara Perancis, Jerman Barat, Italia, Nederland, Belgia, Luxembrug, dan Inggris. Selain di Eropa, perhimpunan Negara-negara untuk berkerja sama di bidang ekonomi juga terdapat di Amerika Tengah dengan nama Central America Common Market. Di Amerika Latin dengan nama American Free Trade Association. Di Asia Tenggara dengan nama Association of  South East Asian Nation (ASEAN). Dalam ASEAN Indonesia termasuk salah satu anggota selain Singapore, Malaysia. Filipina, Muangthai, segera menyusul Brunei Darussalam.

Kegiatan-kegiatan Multinasional
            Multinasional beroperasi disuatu Negara untuk mengembangkan pasarnya secara ekonomis dan berusaha memanfaatkan keadaan politik yang menguntungkan. Adanya Perusahaan Multinasional dapat membantu untuk memperbaiki kondisi perekonomian dari satu Negara terhadap Negara yang lain.

Ciri-ciri Perusahaan Multinasional
            Sebagian besar dari penanaman modal asing di Negara-negara sedang berkembang diusahakan di bidang sumber daya alam, sisanya di bidang pengolahan, perdagangan, prasarana, transport, perbankan, turisme dan jasa-jasa.

Kebaikan dan keburukan Perusahaan Multinasional
            Kebaikan Perusahaan Multinasional :
  • Menambah devisa Negara melalui penanaman modal di bidang impor.
  • Mengurangi kebutuhan devisa untuk impor di sektor industri..
  • Ikut mendukung pembangungan nasional.
Keburukan Perusahaan Multinasional
  • Makin banyak Perusahaan Multinasional yang didirikan dapat mempengaruhi kekuasaan ekonomi Negara.
  • Dapat merusak kehidupan politik dan ekonomi Negara.

Lembaga-lembaga yang membantu Perdagangan Internasional
  • Export and Import Commission House
  • Merchant Exporters and Importers
  • Manufacturer’s Export Agents
  • Export and Import Brokers

Perkembangan Impor dan Ekspor Indonesia
            Pada dasarnya barang-barang yang diekspor dapat digolongkan ke dalam dua kelompok, yakni barang-barang selain migas dan non migas (minyak dan gas).
            Barang-barang yang termasuk kategori bukan minyak dikelompokkan menjadi :
  1. Golongan Barang utama, terdiri atas : kayu, karet, timah dll.
  2. Golongan Barang lainnya, terdiri atas : Hewan beserta hasilnya, bahan makanan, dll.
Impor yang dilakukan oleh Indonesia selama ini meliputi tiga macam golongan barang, yakni :
  1. Barang Konsumsi
  2. Bahan Baku dan Penolong
  3. Barang Modal.
READ MORE - Pengantar bisnis modern Bab 2

Senin, 27 September 2010

pengantar bisnis modern

Diposting oleh nithaaa di 00.57 0 komentar

LATAR BELAKANG INDUSTRI PERDAGANGAN


Kegiatan Perekonomian

            Semakin majunya suatu masyarakat membawa akibat yang lebih kompleks dalam perekonomian. Pertukaran barang tidak di lakukan secara barter, tetapi sudah menggunakan alat pembayaran berupa uang. Dengan uang ini orang dapat memperoleh semua kebutuhan.

            Pertukaran dapat pula ditimbulkan oleh adanya diferensiasi, yaitu dari bahan dasar yang sama terjadi berbagai jenis produk. Tiap produk, sebelum siap untuk di konsumsi harus melalui dulu beberapa tingkatan pekerjaan. Masing-masing pekerjaan tersebut dapat dilakukan oleh perusahaan yang berbeda.

            Di samping proses penyebaran (disperse), terdapat pula proses penyatuan (konsentrasi) di mana masing-masing kegiatan secara keseluruhan merupakan satu kesatuan. Apabila konsentrasi itu di lakukan secara horizontal,di sebut paralelisasi. Apabila beberapa tingkat rangkaian pengerjaan suatu barang yang sebelumnya di kerjakan oleh beberapa perusahaan, sekarang dikerjakan dalam satu perusahaan disebut integrasi.

            Menurut asalnya, berbagai macam barang kebutuhan dapat diperoleh secara bebas tanpa memerlukan suatu usaha, seperti sinar matahari untuk keperluan penerangan,  air hujan untuk minumdan penyubur tanaman, dan sebagainya. Barang-barang semacam ini di sebut barang bebas (free goods).

            Barang-barang yang bias di peroleh dengan melalui suatu proses kegiatan (ekonomi) di kelompokan dalam dua golongan yaitu :
a.       Barang konsumsi (consumer goods) yang secara langsung dapat memuaskan kebutuhan, dan
b.      Baang industri (industrial goods).
Selain itu kedua kelompok barang tersebut di bagi lagi menjadi :
a.       Barang tahan lama (durable goods) yang dapat dipakai berkali-kali, dan
b.      Barang tidak tahan lama (nondurable goods), yang dapat dipakai sekali atau beberapa kali saja.


Sistem Perekonomian

            Ada empat bentuk system perekonomian di dunia, yaitu kapitalisme, sosialisme, fasisme, dan komunisme.

a. Kapitalisme
           
            Kapitalisme merupakan suatu falsafah ekonomi, dan bukannya bentuk suatu pemerintahan. Dalam system kapitalisme ini, seseorang bebas untuk memiliki kekayaan, memiliki perusahaan, bersaing secara bebas dalam pasar, dan menentukan milikya kemudian. Kebebasan semacam ini di sebut laissez faire.

b. Sosialisme

            Dalam pemerintahan sosialis, jika perusahaan dianggap penting untuk mendukung perekonomian bangsa dan kebutuhan dapat dipenuhi dengan lebih efisien, maka pemerintah dapat ikur ambil bagian atau memasuki dunia industri dengan bertindak sebagai pemilik.

c. Fasisme

            Fasisme juga merupakan suatu system perekonomian dan bentuk pemerintahan.

d. Komunisme

            Dalam komunisme tidak terdapat kekayaan pribadi atau mungkin hanya sedikit dan tidak terdapat motif keuntungan. Pekerjaan ditentukan oleh Negara, dan setiap orang bekerja untuk kepentingan masyarakat secara keseluruhan.


Sistem Perekonomian Pancasila

            Pendapat para ilmuwan dari Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada, dapatlah diperoleh gambaran umum tentang karateristik sisstem perekonomian Pancasila sebagai berikut :

1.      Roda perekonomian digerakkan dengan rangsangan ekonomi, social, dan moral.
2.      Adanya keinginan yang kuat dari seluruh masyarakat untuk memperoleh kemerataan social yang sesuai dengan azas-azas kemanusiaan.
3.      Kebijakan ekonomi diprioritaskan untuk menciptakan perekonomian nasional yang tangguh.
4.      Unit berbentuk koperasi dipandang sebagai soko guru perekonomian dan merupakan bentuk paling kongkrit dari suatu usaha bersama.
5.      Adanya keselarasan dan perimbangan yang jelas dan tegas antara perencenaan di tingkat nasional dengan desentralisasi dalam pelaksanaan kegiatan ekonomi.





Pengertian Industri dan Bisnis

            Dalam arti luas, dunia usaha ini terdiri atas tiga bagian :
·        Tempat kerja untuk menjalan kegiatan yang produktif.
·        Perusahaan, yang memiliki satu tempat kerja atau lebih.
·        Industri.

Industri merupakan suatu kelompok perusahaan yang memproduksi barang yang sama, untuk pasar yang sama pula.

Ada yang mengatakan bahwa industri adalah suatu konsep barat,  sebagai usaha untuk mengejar : keuntungan, prestasi, dan pendapatan yang besar.

Produk nasional bruto merupakan alat stastistik yang dipakai untuk mengukur pertumbuhan ekonomi, didefinisikan sebagai nilai total dari seluruh barang dan jasa akhir yang di produksi dalam satu tahun di sebuah Negara tertentu. Di Negara barat, semua itu dapat dicapai berkat adanya usaha-usaha yang menekankan pada prinsip-prinsip dasar seperti :
1.      Efiensi
2.      Prestasi
3.      Pendekatan yang rasional
4.      Manajemen
5.      Hubungan-hubungan yang formal, dan sebagainya

Kegitan bisnis sangat membantu usaha-usaha pemenuhan kebutuhan masyarakat oleh perusahaan. Bisnis ini meliputi semua aspek kegiatan untuk menyalurkan barang-barang melalui saluran produktif, dari membeli bahan mentah sampai menjual barang jadi.

            Pada pokoknya, kegiatan bisnis ini meliputi :
·        Perdagangan (melalui perdagangan)
·        Pengangkutan (dengan alat-alat transport)
·        Penyimpanan (sampai barang terjual)
·        Pembelanjaan (melalui bank atau kreditur)
·        Pemberian informasi (dengan promosi)



Pengertian Perusahaan

            Perusahaan dapat didefinisikan sebagai suatu organisasi produksi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.

            Dalam definisi tentang perusahaan tersebut dapatlah dilihat adanya lima unsure yang penting, yaitu : Organisasi, Produksi, Sumber ekonomi, Kebutuhan, Cara yang menguntungkan.


1. Organisasi

Organisasi berasal dari kata organ (sebuah kata dalam bahasa Yunani) yang berarti alat. Adanya suatu alat produksi saja belum menimbulkan organisasi. Setelah diatur dan dikombinasikan dengan sumber-sumber ekonomi lainnya seperti manusia, bahan-bahan dan sebagainya, timbulah keharusan untuk mengadakan kerjasama secra efisien, efektif dan dapat hidup sebagaimana mestinya. Keadaan seperti ini dapat membentuk suatu organisasi.

Tujuan yang sudah diperhitungkan menunjukan bahwa hakekat organisasi itu bukanlah sebuah kumpulan dari sumber-sumber ekonomi semata-mata, tetapi juga menciptakan suasana kerja yang baik atau usaha mengadakan perbandingan sumber-sumber dan hasil yang terbaik.

2. Produksi

            Dalam Organisasi tersebut di atas memungkinkan dilakukannya aktivitas produksi, yaitu semua usaha yang ditujukan untuk menciptakan atau menaikan faedah (utility).

            Secara luas usaha-usaha produksi ini dapat digolongkan ke dalam :

a. Produksi Langsung

            Produksi langsung langsung merupakan usaha-usaha untuk menghasilkan atau mendapatkan barang secara langsung, ini meliputi :

  • Produksi Primer (Ekstraktif)

Produksi Primer yaitu usaha-usaha untuk mendapatkan bahan-bahan  atau material langsung dari alam.

  • Produksi Sekunder

Produksi sekunder yaitu usaha-usaha menggunakan bahan-bahan atau material untuk meningkatkan faedah atau mengolahnya menjadi barang lain.

b. Kegiatan yang membantu produksi langsung

            Selain produksi langsung, terdapat kegiatan lain yang membantunya, disebut produksi tersier. 
c. Produksi tidak langsung

            Produksi tidak langsung ini tidak menaikkan nilai penggunaan ataupun tidak langsung dari alam, melainkan memberi jasa-jasa yang sangat berguna bagi perusahaan.


3. Menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber Ekonomi/factor-faktor produksi.

            Fungsi-fungsi yang dilakukan oleh perusahaan antara lain : pembelajaran, pemasaran, kepegawaian, (personalia) dan sebagainya.

            Produksi tidak dapat terlaksana baik tanpa adanya sumber-sumber ekonomi atau yang biasa disebut factor-faktor produksi. Pada pokoknya factor-faktor ekonomi dikelompokan ke dalam :

            MANUSIA (men), tidak saja  sebagai tenaga kerja, tetapi sekaligus juga sebagai konsumen. Masalah e tika da moral sangat penting dalam penggunaan tenaga kerja.

            UANG (money), merupakan unsure yang penting untuk menciptakan  sejumlah modal. Modal secara luas dapat didefinisikan sebagai sejumlah uang atau barang yang dibeli dengan uang tersebut untuk memproduksi barang lain.

            MATERIAL (material), merupakan salah satu factor yang begitu penting untuk kegiatan yang bersifat produktif.

            METODE (method), adalah factor yang keempat, meliputi ide-ide yang bersifat produktif, pengambilan keputusan, penanggung resiko yang ada dan sebagainya. Orang yang melaksanakan kegiatan ini  disebut wiraswasta (entrepreneur).

            Kadang keempat factor produksi tersebut hanya digolongkan ke dalam dua kelompok, yaitu :
·        Modal, dan
·        Manajemen.

4. Kebutuhan

            Di sini pengertian kebutuhan meliputi kebutuhan akan barang dan jasa. Sebuah perusahaan tidak dapat memenuhi semua kebutuhan  manusia, melainkan hanya sebagian saja. Sedangkan sebagian yang lain dipenuhi oleh perusahaan yang lain pula.

5. Cara yang menguntungkan

            Cara yang menguntungkan bagi perusahaan belum tentu sama baiknya bagi perusahaan yang lain, sebab cara yang ditempuh berbeda-beda. Perbedaannya terletak pada  :
a. Bidang operasi

            Dalam hal ini ada perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan, perakitan, perdagangan ataupun di bidang jasa.

b. Alat Produksi

            Alat produksi yang digunakan  oleh perusahaan  manufaktur berlainan dengan alat produksi yang dipakai oleh perusahaan perakitan, perdagangan, atau jasa.

c. Tujuan perusahaan

            Tujuan perusahaan ini sangat bergantung pada keinginan para pemilik.

d. Keuntungan maksimal

            Pendapatan maksimal bagi investor dapat terealisir bilamana perusahaan dapat memperoleh keuntungan maksimal. Bagi perusahaan pengertian laba ini merupakan kelebihan harga jual barang dan jasa di atas ongkos-ongkos yang dipakai untuk menghasilkannya. 

            Menurut Ilmu Ekonomi, pengertian laba berbeda dengan pengertian laba yang  dikemukakan. Dalam hal ini, laba merupakan jumlah  pendapatan dikurangu dengan ongkos yang terdiri atas upah pekerja, sewa tanah, dan bunga modal. Bungan modal adalah bunga dari seluruh modal yang digunakan dalam perusahaan.

e. Kesejahteraan Anggota

            Jika suatu usaha berbentuk koperasi dimana koperasi bukanlah merupakan suatu lembaga untuk mengadakan konsentrasi modal, tetapi konsentrasi orang, maka tujuan utamanya adalah menciptakan kesejahteraan para anggotanya.

f. Kesejahteraan masyarakat

            Jika suatu perusahaan dimiliki oleh pemerintah (Negara), maka tujuan utamanya menciptakan kesejahteraan masyarakat.


FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN IKLIM BISNIS

            Mungkin contoh yang paling ekstrim adalah terjadinya depresi yang hebat di Amerika Serikat pada tahun 1923, yang bahkan penjajahan dunia. Rakyat Indonesia yang saat itu masih dibawah penjajahan Belanda., tidak begitu banyak menanggung akibat depresi tersebut.


Investasi

Investasi adalah penggunaan sumber-sumber untuk menciptakan modal baru.                                   Uang yang dikeluarkan untuk investasi baru tersebut akan memberikan pengaruh yang besar terhadap perekonomian.

Tabungan

            Semakin banyak tabungan berarti semakin sedikit pengeluaran dan semakin lemah multiplier tersebut.

Pemerintah

            Pemerintah, melalui baik kebijaksanaan “fiscal”  atau “moneter”, dapat mempengaruhi kegiatan   bisnis.

·        Kebijakan fiscal digunakan untuk mempengaruhi permintaan dengan meningkatan pajak atau meningkatan pengeluaran pemerintah.
·        Kebijakan  moneter berkaitan dengan pengelolaan supply uang untuk meningkatkan atau menurunkan permintaan.

Usaha-usaha pemerintah untuk mengatasi telah dilakkan, antara lain dengan dikeluarkannya Intruksi Presiden Nomor 4, 1985 (untuk mempelancar arus perdagangan) Paker 6 Mei 1986 (untuk meningkatkan ekspor non migas)


PROBLEMA BISNIS YANG DI  HADAPI SAAT  INI

Inflasi

            Inflasi adalah suatu kenaikan harga barang dan jasa secara umum dalam perekonomian.

            Para ekonom telah lama merasakan bahwa inflasi itu merupakan suatu proses yang membatasi sendiri. Hal ini di sebabkan oleh adanya ketidak-seimbangan sementara antara permintaan dengan penawaran barang dan jasa.

Produktivitas

            Produktivitas adalah keluaran barang dan jasa per unit tenaga kerja. Untuk menungkatkan produktivitas, orang tidak  cukup hanya dengan berkerja keras, tetapi juga memerlukan peralatan dan merode kerja yang lebih baik.

Pengangguran

            Pada umumnya pemutuan hubungan kerja ini terjadi karena perusahaan tidak mampu lagi membayar mereka sebagai akibat trunnya penghasilan.



READ MORE - pengantar bisnis modern

Jumat, 24 September 2010

Kehidupan cinta

Diposting oleh nithaaa di 04.37 0 komentar
Ketika kesenangan datang seakan tak ingin berakhir.
Ketika kesedihan datang seakan ingin berakhir.
Begitu pula cinta,,,
Ketika cinta datang tak ingin pergi.
Dan,,,
Ketika cinta pergi seakan tak ingin kembali.
Itulah persamaan kehidupan dengan cinta.
Mungkin orang menyebutnya dilema kehidupan dengan cinta.
Mungkin itu juga hanya ujian bagi yang mengalami.
Kerena roda kehidupan dan cinta terus berjalan.
Semua itu bisa datang dan pergi.
Ketika waktunya tiba.
READ MORE - Kehidupan cinta
 

beautiful words Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei